Beberapa Fakta Tentang Film KKN Desa Penari

Beberapa fakta tentang Film KKN Desa Penari

Sudahkah kamu menonton film KKN Desa Penari? Film yang rilis pada tanggal 30 April ini sangatlah ditunggu tunggu oleh banyak kalangan. Antusiasme yang begitu besar membuat KKN sangat booming saat ini. Terbukti dengan 6 juta lebih penonton yang sudah menonton film ini sekarang. Sangatlah di luar dugaan mengingat ekonomi Indonesia yang tengah tumbuh akibat Covid-19.

Film ini merupakan garapan MD Pictures yang disutradarai oleh Awi Suryadi dengan menggaet sederet bintang seperti Aulia Sarah sebagai Badarawuhi, Tissa Biani sebagai Nur, Adina Thomas berperan sebagai Widya, Achmad Megantara sebagai Bima, Aghniny Haque sebagai Ayu, Calvin Jeremy sebagai Anton, dan M Fajar Nugraha sebagai Wahyu.

Tentunya apakah kamu beberapa fakta menarik tentang film KKN di Desa Penari ini?

  1. Berasal dari thread twitter

Kisah ini bermula dari sebuah akun bernama Simple man tahun 2019, akun ini memang sering menulis cerita horor. Bermula dari judul Pabrik Gula, Simple man lanjut menulis utas berjudul KKN di desa Penari. Utas yang disukai hampir 200rb orang ini mulai booming akhir 2019.

 

  1. Belum diketahui lokasi pasti desa untuk KKN

Dari awal ditulisnya utas ini memang lokasi kejadian sangat dirahasiakan. Penulis hanya menyebutkan inisial kota yaitu berinisial B dan para korban berasal dari kota S.

 

  1. Penundaan film Yang berulang kali

Film ini mengalami dua kali penundaan jadwal tayang, sebab kasus Covid-19 yang meningkat membuat penundaan jadwal tayang. Film ini pertama kali rencana ditayangkan pada tanggal 24 Februari 2020, lalu diundur menjadi 24 Februari 2022. Namun pada bulan itu kasus covid yang semakin meningkat menjadikan film itu diundur sekali lagi pada tanggal 30 April 2022.

See also  7 Jaket Model Terbaru Yang Bikin Style Kalian Makin Kece

 

  1. Setiap adegan ular ternyata dilakukan secara real

Banyaknya ular dalam plot film ini menjadikan para aktor dan aktris harus berintaksi langsung dengan para ular. Tentunya scene harus dilakukan berulang kali agar ular bisa pas dengan scene plot film.

Yang  lebih menarik pada scene Bima dan juga Ayu saat di Kolam Tapak Tilas dikelilingi ular sungguhan.

 

  1. Mempunyai 2 versi film.

Film ini memiliki 2 versi, karena adanya sedikit adegan panas antara Bima dan Ayu yang menjadikan tidak cocok untuk ditonton anak dibwah umur. Maka dari itu MD Pictures memberikan opsi untuk anak dibawah 18tahun pecinta horor. Dengan memunculkan versi non uncut.

 

  1. Durasi film lebih panjang dari yang ditayangkan

Ada beberapa adegan syuting yang tidak ditampilkan pada film

Ini diungkap oleh salah satu tokoh figuran film ini. Seharusnya diakhir film ada respon dari keluarga korban, namun hal ini dipangkas, mungkin Md Pictures was was jika durasi film terlalu lama.

 

  1. Dana produksi film yang tidak sedikit

Gelontoran dan untuk produksi film ini konon katanya lebih dari 15 miliar. Hal ini dikemukakan oleh Manoj Punjabi selaku Produser film ini.

 

 

Sekian beberapa fakta tentang Desa Penari. Setelah ini kamu bisa melihat film ini di seluruh bioskop di Indonesia. Kamu bisa memesan tiket via online maupun membeli secara langsung.

Film yang notabenenya dari kegiatan kampus ini menjadikan beberapa scene menggunakan almamater. Tentunya jika anda ingin mendapatkan almamater seperti yang dikenakan Nur dan kawan kawan, anda bisa mendapatkannya di Insan produktif konveksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.